Selasa, 17 Maret 2015

Peng.Bisnis Softskill (semester 1)

Pengantar Bisnis
Tugas Minggu ke-5,6,7,8

Nama
NPM
Aldhina Yuliardani
20214734
Dini Elfiarni
23214180
Hesty Permata Putri
24214975
Zildah Humaidah
2C214677


Minggu 5
1.    Apa arti fungsi manajemen dan buatlah penerapannya atau aplikasinya pada organisasi formal dan informal . masing-masing 1 contoh (setiap kelompok berbeda contohnya) !
2.    Apa ciri manajer profesional berdasarkan keterampilan manajemen yang berkaitan :
·         Dengan hubungan antar pribadi
·         Dengan informasi
·         Dengan pengambilan keputusan
3.    Sebutkan bentuk-bentuk organisasi dan pengertiannya secara singkat !
Jawab :
1.    Fungsi Manajemen merupakan perincian dari suatu kegiatan yang dilakukan oleh seorang manajer dalam mengelola perusahaan .
Sedangkan manajer itu sendiri adalah seseorang yang melakukan atau melaksanakan kegiatan pengelolaan seperti kegiatan planning,organizing, leading, dan controlling . serta yang dapat memutuskan suatu keputusan perusahaan didalam kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan tersebut .
Fungsi manajemen ada 5 :
1.    Perencanaan (planning) yaitu suatu proses untuk mengambil atau menentukan tujuan serta sasaran yang ingin dicapai dan menentukan prioritas-prioritas yang harus dilakukan secara rasional sebelum melaksanakan tindakan sebenarnya atau guna mencapai tujuan tersebut .
Contoh :
·         Organisasi Formal : Dalam sebuah perusahaan akan mengadakan pengembangan usahanya dengan cara menyusun anggaran untuk mewujudkan rencananya . seperti membeli gedung, membeli perlengkapan kantor, membeli kendaraan, menambah produk-produk baru, dan keperluan lainnya.
·         Organisasi Informal : Dalam sebuah perusahaan membuat perencanaan untuk memberikan sumbangan ke sebuah yayasan-yayasan, seperti panti asuhan.
2.    Organizing (pengorganisasian) yaitu proses pemberian perintah, penyusunan pembagian kerja ke dalam unit-unit kerja dan fungsi-fungsinya serta penempatan setiap individu atau kelompok untuk menduduki masing-masing fungsinya tersebut secara tepat agar dapat menerapkan suatu perencanaan .
Contoh :
·         Organisasi Formal  : Dalam sebuah perusahaan akan menetapkan struktur organisasi pengembangan yang terdiri dari Direktur, Manajer, Supervisor, Leader, dan Operator. Struktur ini akan membantu jalannya sebuah perusahaan untuk mencapai yang diinginkan.
·         Organisasi Informal : Dalam sebuah yayasan terdapat organisasi kepengurusan yayasan, yang terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara, dan seksi-seksi lainnya ..

3.    Directing (pengarahan) yaitu proses mengarahkan dan menumbuhkan semangat atau memberikan motivasi kepada karyawan agar dapat bekerja dengan giat dan sukarela menyumbangkan tenaganya dalam melaksanakan rencana untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien .
Contoh :
·         Organisasi Formal : Dalam sebuah perusahaan memberikan pengarahan tentang rencana kerja, target, dan proses pelaksanaan terhadap target yang akan dicapai. Misalnya : bagaimana seorang pekerja harus bekerja sesuai dengan standar kerjanya .
·         Organisasi Informal : Dalam sebuah yayasan seorang ketua memberikan pengarahan kepada sekretaris, bendahara, dan seksi lainnya untuk melaksanakan program yayasan .

4.    Coordinating (pengkordinasian) yaitu proses yang harus dilakukan seorang manajer agar terdapat suatu komunikasi atau kesesuaian dari berbagai kepentingan dan perbedaan dari suatu kegiatan sehingga tercapainya tujuan organisasi tersebut .
Contoh :
·         Organisasi Formal : Dalam sebuah perusahaan melakukan kordinasi dengan departemen terkait tentang bagaimana cara melakukan pekerjaan sesuai dengan rencana dan target yang akan dicapai .
·         Organisasi Informal : Dalam sebuah yayasan seorang ketua berkordinasi dengan pengurus-pengurusnya untuk menjalankan program yayasan tersebut ..

5.    Controlling (pengawasan) yaitu proses untuk melakukan perbaikan yang perlu dilakukan jika terjadi penyimpangan-penyimpangan pelaksanaan perencanaan yang telah ditetapkan, atau bisa dikatakan juga guna melengkapi proses yang sudah lebih dulu dilakukan .
Contoh :
·         Organisasi Formal : Dalam sebuah perusahaan melakukan pengawasan terhadap proses operasional pekerjaan, apakah pekerjaan tersebut sesuai rencana dan target yang akan dicapai .
·         Organisasi Informal : Dalam sebuah yayasan ketua melaksanakan pengawasan terhadap program yang ingin dicapainya .


2.    - Ciri manajer profesional berdasarkan dengan hubungan antar pribadi :
·         Pemimpin lambang (figurehead) yaitu kepala simbolis atau bersifat simbolis yang diperlukan untuk menjalankan sejumlah kewajiban rutin yang bersifat legal dan sosial .
·         Pemimpin (leader)  yaitu bertanggung jawab untuk memberikan motivasi dan mengaktifkan pekerjanya, serta bertanggung jawab untuk mengisi posisi yang kosong (staffing), melatih, dan membantu melaksanakan tugas-tugas yang terkait .
·         Penghubung (liaison) yaitu memelihara suatu jaringan kontak luar atau hubungan dengan yang lain dan memberikan dukungan serta informasi .
- Ciri manajer profesional berdasarkan dengan informasi :
·         Pemantau (monitor) yaitu sebagai pusat dari informasi internal dan eksternal dalam suatu organisasi .
·         Penyebar (dissiminator) yaitu meneruskan informasi yang diterima dari orang luar atau dari bawahan kepada anggota organisasi tersebut .
·         Juru bicara (spokesperson) yaitu meneruskan informasi kepada orang luar mengenai perencanaan, kebijakan, tindakan, dan hasil dari organisasi .
- Ciri manajer profesional berdasarkan dengan pengambilan keputusan :
·         Wirausaha (entrepeneur) yaitu mencari kesempatan dalam organisasi dan lingkungannya serta memprakarsai proyek-proyek perbaikkan untuk menimbulkan suatu perubahan .
·         Pengendalian gangguan (disturbance handler) yaitu bertanggung jawab atas tindakan korektif yang dilakukan suatu organisasi untuk menghadapi gangguan mendadak dan sangat penting .
·         Pengalokasi sumber daya (reseource allocation) yaitu bertanggung jawab terhadap alokasi segala sumber daya suatu organisasi .
·         Perunding (negotiator) yaitu mewakili organisasi pada perundingan-perundingan utama .

3.    Organisasi adalah proses untuk mencapai tujuan perusahaan melalui pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen yang dilakukan oleh seorang pemimpin dengan organisasi yang tercipta didalam suatu perusahaan tersebut .
Jadi keberhasilan perusahaan tergantung kepada organisasinya terutama struktur organisasi yang diambil .
Bentuk-bentuk organisasi :
·         Organisasi Lini atau garis yaitu bentuk organisasi yang didalamnya terdapat garis wewenang yang menghubungkan langsung secara vertikal antara atasan dengan bawahan .
Ciri-ciri :
1. Jumlah karyawan sedikit
2. Selain top manajer, manajer dibawahnya hanya sebagai pelaksana
3. Sarana dan alat-alatnya terbatas
4. Hubungan antara atasan dan bawahan sifatnya langsung
5. Pemilik perusahaan adalah top manajer
·         Organisasi Fungsional yaitu bentuk organisasi dimana wewenang dari pemimpin tertinggi dilimpahkan kepada kepala bagian yang mempunyai jabatan fungsional untuk dikerjakan kepada para pelaksana yang mempunyai keahlian khusus .
Ciri-ciri :
1.    Organisasi kecil
2.    Didalamnya terdapat kelompok kerja staff ahli
3.    Spesialisasi dalam pelaksanaan tugas
4.    Target yang ingin dicapai jelas dan pasti
5.    Pengawasan yang dilakukan secara ketat
·         Organisasi Garis dan Staff yaitu bentuk organisasi dimana pelimpahan wewenang berlangsung secara vertikal dari pimpinan ke kepala bagian dibawahnya serta masing-masing pejabat, manajer ditempatkan satu atau pejabat staff yang tidak mempunyai wewenang memerintah tetapi hanya sebagai penasihat saja .
Ciri-ciri :
1.    Hubungan atasan dengan bawahan tidak seluruhnya secara langsung
2.    Karyawan banyak
3.    Organisasinya besar
4.    Ada 2 kelompok kerja organisasi sehingga ditekankan adanya spesialisasi :
-       Personel Lini
-       Personel Staff
·         Organisasi Fusngsional dan Garis yaitu bentuk organisasi dimana wewenang dari pimpinan tertinggi dilimpahkan kepada kepala bagian dibawahnya yang mempunyai keahlian tertentu, serta sebagian lainnya dilimpahkan kepada pejabat fungsional yang koordinasinya tetap diserahkan ke kepala bagian .
Ciri-ciri :
1.    Tidak ada pembedaan tugas pokok dan bantuan
2.    Spesialisasi praktis pada pejabat fungsional
3.    Pembagian kerja dan pelimpahan wewenang tidak membedakan perbedaan tingkat eselon
·         Organisasi Matrik yaitu bentuk organisasi dimana penggunaan struktur organisasi menunjukkan para spesialisasi yang mempunyai keterampilan di masing-masing bagian dari kegiatan perusahaan dikumpulkan lagi menjadi satu untuk mengerjakan suatu proyek yang harus diselesaikan .
Organisasi matrik akan menghasilkan dua wewenang dimana wewenang diterima oleh manajer proyek, sedangkan wewenang fungsional ditetapkan sesuai dengan keahliannya sampai proyeksi selesai . Akibatnya dalam melaksanakan kegiatannya para anggota harus melaporkannya kepada kedua atasan . untuk mengatasi masalah yang timbul biasanya manajer proyek diberi jaminan untuk melaksanakan wewenangnya dalam memberikan perintah, dimana manajer proyek akan langsung melaporkan pada manajer puncak .
·         Organisasi Komite yaitu bentuk organisasi dimana tugas kepemimpinan dan tugas tertentu dilaksanakan secara kolektif olek kelompok pejabat, yang berupa komite atau dewan atau board dengan pluralistic manajemen ..
Terdiri dari :
1.    Executive Commite (pimpinan komite) yaitu para anggotanya mempunyai wewenang lini
2.    Staff Commite yaitu para anggotanya hanya mempunyai wewenang staff saja

Minggu 6
1.    Jelaskan perbedaan pasar dengan pemasaran !
2.    Berikan contoh masing-masing 5 (setiap kelompok berbeda-beda contohnya) !
Untuk :
·         Jenis pasar industri
·         Pasar penjual
·         Pasar konsumen
3.    Jelaskan dengan 1 contoh barang/jasa universal (setiap kelompok berbeda contohnya) ? bagaimana cara memasarkannya (berdasarkan 4p) !
4.    Sebutkan dan jelaskan serta berikan contoh 4 variabel bauran promosi !
5.    Sebutkan beberapa alternatif sistem pemasaran !
Jawab :
1.    Pengertian pasar adalah : kelompok individual (perorangan maupun organisasi) yang mempunyai permintaan terhadap barang tertentu, berdaya beli dan berminat merealisasikan pembelinya .
Pengertian pemasaran adalah : kegiatan pemasar untuk menjalankan bisnis (profit ataupun non profit ) guna memenuhi kebutuhan pasar dengan barang atau jasa, menetapkan harga, mendistribusikan, serta mempromosikannya melalui proses pertukaran agar memuaskan konsumen dan mencapai tujuan perusahaan .
Jadi, perbedaannya adalah : pasar merupakan tempat terjadinya transaksi jual beli, sedangkan pemasaran merupakan kegiatan bagaimana agar produksi terjual dan dapat memuaskan keinginan pembeli sehingga pembeli akan membeli produk perusahaan yang sama setelah mereka merasa cocok dan puas akan produk yang bersangkutan .
2.    Contoh dari :
·         Jenis Pasar Industri
1.    Pabrik Alat musik
2.    Pabrik Sepatu
3.    Pabrik Ban kendaraan
4.    Pabrik Tembakau
5.    Pabrik Air minum
·         Pasar Penjual
1.    Perseorangan/organisasi yang membeli beberapa bus, untuk disewakan pada kegiatan-kegiatan seperti studytour
2.    Pasar Induk Sayur
3.    Pasar Induk Beras
4.    Pasar Grosir pakaian
5.    Pasar Mainan
·         Pasar Konsumen
1.    Pasar Sayur
2.    Pasar Obat
3.    Pasar Elektronik
4.    Pasar Makanan Arab (contoh: kurma , air zam-zam)
5.    Pasar Pakaian
3.    Disetiap usaha pasti menggunakan system 4P yaitu : Price, Product, Place, Promotion .
Contoh Barang/jasa tersebut seperti Sales mobil yang memasarkan dagangannya di sebuah Mall besar, dengan harga yang Menggiurkan, dengan produk-produk terbaru, dengan menggunakan jasa sales untuk memasarkannya .
4.    4 variabel bauran promosi yaitu :
·         Produk yaitu suatu sifat yang kompleks yang dapat diraba maupun tidak dapat diraba, termasuk bungkus, warna, harga, prestise perusahaan dan pengecer, pelayanan perusahaan dan pengecer, yang diterima oleh pembeli untuk memuaskan keinginan/kebutuhan. Pembeli akan membeli produk jika merasa cocok , karena itu produk harus disesuaikan dengan keinginan atau kebutuhan pembeli, agar proses pemasaran berhasil 
·         Struktur Harga yaitu sejumlah uang yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah kombinasi dari barang beserta pelayanannya.  Penentuan harga merupakan salah satu keputusan penting bagi manajemen perusahaan. Maka salah satu prinsip dalam penentuan suatu harga adalah penitikberatan pada kemauan pembeli/konsumen terhadap harga yang telah ditentukan dengan jumlah yang cukup untuk menutupi biaya-biaya yang telah dikeluarkan dengan presentasi laba yang diinginkan
·         Kegiatan Promosi yaitu arus informasi atau persuasi satu arah yang dibuat untuk mengarahkan seseorang atau organisasi kepada tindakan yang menciptakan pertukaran dalam pemasaran. Kegaiatan dalam promosi ini pada umumnya adalah periklanan, personal selling(tatap muka antar penjual dan pembeli), promosi penjualan, serta hubungan masyarakat dan publisitas
·         Sistem Distribusi yaitu saluran yang digunakan oleh produsen untuk menyalurkan produk dari produsen ke konsumen atau pembeli industri. Para penyalur dapat menjadi alat bagi perusahaan untuk mendapatkan umpan balik dari konsumen di pasar
5.    Alternatif sistem pemasaran :
·         Memaksimumkan Konsumsi
Kegiatan pemasaran yang sudah dijalankan seharusnya dapat membuat terjadinya konsumsi maksimal yang akan menciptakan produksi, kesempatan kerja, dan kemakmuran maksimal bagi masyarakat
·         Memaksimumkan Kepuasan Konsumen
            Kepuasan konsumen sangat sulit diukur. Karena belum adanya tolak ukur kepuasaan terhadap penggunaan suatu produk, kepuasaan yang didapatkan terkadang diikuti kondisi yang kurang menyenangkan (seperti pencemaran dan kerusakan lingkungan), dan kepuasaan sewaktu mengkonsumsi produk sangat relatif (yaitu tergantung banyaknya oranglain mengkonsumsi barang tersebut)
·         Memaksimumkan Pilihan
            Tujuan lain dari sistem pemasaran adalah memaksimalkan ragam produk dan pilihan konsumen. Meskipun sistem ini memungkinkan konsumen untuk menemukan produknya dengan tepat dan memuaskan seleranya serta memaksimalkan gaya hidup mereka, tetapi kompensasinya adalah peningkatan dalam biaya
·         Memaksimumkan Mutu Hidup
            Sistem pemasaran dapat dipercaya dapat meningkatkan mutu hidup melalui kualitas, kuantitas, ketersediaan, harga barang dan jasa, serta kualitas lingkungan fisik maupun kualitas lingkungan budaya

Minggu 7
1.    Sebutkan beberapa faktor-faktor penunjang perkembangan manajemen produksi !
2.    Sebutkan arti produksi dan berikan 5 contohnnya !
3.    Apa yang dimaksud dengan proses produksi terus menerus dan berikan 5 contohnya!
4.    Sebutkan dan jelaskan 4 macam pengambilan keputusan !
5.    Sebutkan ruang lingkup manajemen produksi !
6.    Buatlah 1 contoh Layout perusahaan dalam bentuk PT (setiap kelompok berbeda contohnya) !
Jawab :
1.    Perkembangan manajemen produksi terjadi karena dorongan beberapa faktor yang menunjang yaitu :
·         Adanya perkembangan kerja dan spesialisasi
Pembagian kerja akan mungkin tercapai apabila tingkat dan kualitas produksi yang lebih baik bila disertai dengan pengolahan yang baik dan akan mengurangi biaya produksi sehingga dapat tercapainya tingkat produksi yang lebih tinggi
·         Revolusi Industri
Revolusi industri merupakan peristiwa pergantian tenaga manusia dengan tenaga mesin. Dampaknya pengusaha besar dapat meningkatkan produksinya, sedangkan pengusaha kecil dengan peralatan kerja yang masih kuno menjadi terdesak
·         Perkembangan Alat dan Teknologi (termasuk komputer)
Sehingga banyaknya hal manajer produksi mengintegrasikan teknologi canggih ke dalam bisnis atau prosuksinya
·         Perkembangan Ilmu dan Metode Kerja
Mencakup metode ilmiah, hubungan antar manusia, dan model keputusan
2.    Produksi yaitu suatu kegiatan atau proses yang mentransformasikan masukan (input) menjadi keluaran (output). Dalam arti sempit produksi adalah kegiatan yang menghasilkan barang yaitu barang setengah jadi, barang jadi, barang industri, suku cadang, dan komponen penunjang.
Dalam arti lain Produksi adalah upaya atau kegiatan untuk menambah nilai pada suatu barang. Arah kegiatan ditujukan kepada upaya-upaya pengaturan yang sifatnya dapat menambah atau menciptakan kegunaan (utility) dari suatu barang atau mungkin jasa.
Contoh :
·         Membuat motor
·         Membuat radio
·         Membuat televisi
·         Membuat handphone
·         Membuat tablet
3.    Proses produksi terus menerus yaitu proses mengubah bentuk barang dalam suatu produksi, yang berubah hanya modelnya sedangkan susunan dan fungsi alat-alat mesinnya yang digunakan tidak berubah. Tipe produksi ini biasanya terjadi pada industri-industri yang hanya mempunyai satu shift operasi maupun kegiatan tersebut tidak terhenti dalam jangka waktu lama serta barang yang dihasilkan mempunyai hampir bentuk yang sama.
Contoh :
·         Kayu menjadi pintu atau bahan-bahan mebel lainnya
·         Emas menjadi anting atau perhiasan lainnya
·         Karet menjadi ban
·         Minyak bumi menjadi bensin
·         Tanah liat menjadi kendi
4.    Pengambilan keputusan yaitu proses penilaian dan pemilihan dari berbagai alternatif sesuai dengan kepentingan tertentu dengan menetapkan suatu pilihan yang dianggap paling baik dan menguntungkan.
4 macam pengambilan keputusan :
·         Pengambilan keputusan atas peristiwa yang pasti
·         Pengambilan keputusan atas peristiwa yang mengandung resiko
·         Pengambilan keputusan atas peristiwa yang tidak pasti
·         Pengambilan keputusan atas peristiwa yang timbul karena pertentangan dengan keadaan lain
5.    Ruang lingkup manajemen produksi :
·         Seleksi dan design hasil produksi (produk)
Kegiatan produksi diawali denan penilitian (riset) serta upaya pengembangan produk. Dari penelitian (riset) tersebut dapat diputuskan produk apa yang akan dihasilkan dan bagaimana desain serta spesifikasinnya.
·         Seleksi dan perancangan proses serta peralatan
Kegiatan ini dimulai dari penyeleksian dan pemilihan jenis proses yang akan digunakan kemudian menentukan teknologi dan peralatan yang akan dipilih dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
·         Pemilihan lokasi perusahaan serta unit produksi
Dalam pemilihan lokasi perhatikan faktor jarak, kelancaran, dan biaya pengangkutan dari sumber-sumber bahan baku, serta biaya pengangkutan barang jadi ke pasar.
·         Perancangan tata letak (lay out) dan arus kerja atau proses
Perancangan tugas yang harus dipertimbangkan dalam rancangan tata letak yang baik adalah kelancaran arus kerja, optimalisasi waktu pergerakan dalam proses, dan kemungkinan kerusakan yang terjadi karena pergerakan dalam proses.
·         Perencanaan tugas
Rancangan tugas pekerjaan merupakan bagian yang integral dari rancangan sistem. Dalam melaksanakan fungsi produksi dan operasi, maka organisasi kerja harus disusun, karena organisasi kerja sebagai dasar pelaksanaan tugas pekerjaan, merupakan alat atau wadah kegiatan yang hendaknya dapat membantu pencapaian tujuan perusahaan atau unit produksi dan operasi tersebut.
·         Strategi produksi dan operasi serta pemilihan kapasitas
Dalam strategi produksi dan operasi harus ada pernyataan tentang maksud serta tujuan produksi dan operasi, serta misi dan kebijakan-kebijakan dasar untuk lima bidang, yaitu proses, kapasitas, persediaan, tenaga keja, dan mutu.

Minggu 8
1.    Apa yang dimaksud nilai waktu uang !
2.    Apa arti bunga jika seseorang menabung sejumlah dana di bank !
3.    Apa yang dimaksud nilai waktu uang yang akan datang/future value !
4.    Buatlah soal untuk mengaplikasikan soal no.3 dengan suatu kasus !
5.    Apa arti nilai tunai anuitas dan biasa digunakan untuk usaha di bidang apa !
Jawab :
1.    Nilai waktu uang adalah berkaitan dengan nilai saat ini dan nilai yang akan datang, nilai waktu dari uang menunjukkan perubahan nilai uang akibat berjalannya waktu.
Contoh : Harga rumah dengan tipe dan kualitas yang sama kita beli saat ini sebesar 200 juta. Setelah 5 tahun rumah tersebut kita jual, bagaimana harganya? menjadi lebih besar atau lebih kecil?itulah yang disebut dengan nilai waktu uang .
Itulah yang disebut dengan nilai waktu dari uang. Mengapa? Sebab kejadian selama 5 tahun tersebut menyebabkan nilai yang berbeda. Lalu bagaimana cara mengukurnya? Dengan bunga .
2.    Bunga adalah sejumlah uang yang harus dibayarkan oleh bank kepada nasabah atas dana yang disimpan atau ditabung di bank, yang dihitung sebesar persentase tertentu dari pokok simpanan dan jangka waktu simpanan .
3.    Future value adalah nilai uang yang akan diterima dengan menjumlahkan modal awal periode dengan jumlah uang yang akan di terima selama periode tersebut .
4.    Contoh soal yang mengaplikasikan soal no.3 :
Rumus : FV = Mo(1+i)n
Keterangan : FV  = Future Value
                      Mo = Modal awal
                              i    = Bunga per tahun        
                              n   = Jangka waktu dana dibungakan
Contoh soal :
Tuan Arnold pada 1 Januari 2012 menanamkan modalnya sebesar Rp 50.000.000,00 dalam bentuk deposito di bank selama 1 tahun, dan bank bersedia memberi bunga 5% per tahun, maka pada 31 Desember 2012. Tuan Juna akan menerima uang miliknya yang terdiri dari modal pokok ditambah bunganya.
Diketahui :
Mo = 50.000.000
i   = 5% = 5/100 = 0,05
n = 1
Jawab :
FV = Mo(1 + i)n
FV = 50.000.000 ( 1 + 0,05)1
FV = 50.000.000 ( 1 + 0,05 )
FV = 50.000.000 (1,05)
FV = 52.500.000
Jadi, nilai yang akan datang uang milik Tuan Arnold adalah Rp 52.500.000,00
5. Anuitas adalah suatu pembayaran berkala dari suatu jumlah yang tetap selama waktu tertentu .
Nilai tunai anuitas adalah nilai saat ini dari nilai yang akan di terima di waktu yang akan datang selama periode tertentu .
Rumus :                      

NT An = a [ ------- ] 1 + ...+ [ ------- ]n (1 + i) (1 + i)
Nilai tunai anuitas biasanya digunakan untuk usaha di bidang Asuransi, Perbankan, dan Keuangan




Tidak ada komentar:

Posting Komentar