ALDHINA YULIARDANI
20214734
3EB36
Modal
Auxiliary Verb adalah kata yang ditempatkan sebelum kata kerja utama untuk memodifikasi
makna dari kata kerja utama tersebut.
Fungsi
Modals untuk mengekspresikan kemauan (willingness) atau kemampuan (ability),
kebutuhan (necessity), dan
kemungkinan (possibility).
1.
Can
à
digunakan untuk menyatakan kemampuan (ability),
dan dapat digunakan untuk meminta izin (permission).
Contoh
:
·
You can
buy anything with you money, but you can’t
buy love.
·
Can
i borrow your car for one night?
Could à
digunakan untuk menyatakan kemampuan (ability)
dimasa lalu, dan dapat digunakan untuk meminta izin (permission) untuk melakukan sesuatu dimasa lalu atau masa depan.
Contoh
:
·
When i was
young, i could run very fast.
·
Could i use yout computer to print and
scan?
Be able to à digunakan
untuk menyatakan kemampuan dan kemungkinan. Penggunaan be able lebih terlihat formal dibandingkan can.
Contoh :
·
He is able to fix the car well.
·
I’m able to work independently and in a
team.
2. Shall à digunakan untuk menyatakan simple future dengan menggunakan I dan We, untuk
menyatakan suatu rencana, dan untuk memberikan saran.
Contoh :
·
We shall overcome it someday.
·
It’s to hot
here. Shall i open the window?
Should à digunakan untuk memberikan saran (suggestion) atau nasihat (advice).
Contoh :
·
You should see the doctor.
·
She should tell me where she will go.
Ought to à digunakan untuk menyatakan apa yang
benar atau tepat, dan untuk menyatakan saran.
Contoh :
·
We ought to select the best candidate for
the job.
·
He ought not to be here.
3. May à digunakan untuk menyatakan kemungkinan dimasa
sekarang atau masa depan (belum terbukti terjadi), dan untuk menyatakan izin (permission) yang lebih formal.
Contoh :
·
Anis doesn’t
come to the class, she may get up
late.
·
May i meet your mother?
Might à digunakan untuk menyatakan
kemungkinan dimasa sekarang atau masa depan (tidak terjadi), dan untuk
menyatakan izin (permission) yang
lebih formal.
Contoh :
·
You might forget the embarassing accident
tomorrow.
·
If i have
cleaned the room, might i play with
my friend?
4. Will à digunakan untuk menyatakan kemauan (willingness),
untuk membuat keputusan secara spontan/tanpa rencana, dan untuk membuat
prediksi.
Contoh :
·
Will you marry me?
·
I think i’ll change my
apperance.
Would à digunakan untuk menyatakan kemauan
(willingness) namun lebih sopan, untuk menyatakan kemungkinan, dan untuk
menyatakan tindakan yang ingin dilakukan dimasa lalu.
Contoh :
·
Would you like to see
my craft?
·
If you had remembered to invite me, i would have attended your party.
5. Must à digunakan untuk menyatakan larangan
dipadukan dengan (not), dan untuk
mengekspresikan kewajiban atau kebutuhan.
Contoh :
·
You look so
exhausted. You must haven’t taken a
rest.
·
You mustn’t give up.
Have to à digunakan untuk melakukan kegiatan
tanggungjawab. Have to seringkali
digunakan menggantikan Must.
Contoh :
·
They
sometimes have to work on Saturday.
·
Do you have to speak English at work?