Sabtu, 03 Januari 2015

Tulisan 2


ALDHINA YULIARDANI

20214734

1EB31


Bisnis Angkringan Modal Kecil Untung Besar


Bab I
Pendahuluan

1.1  Latar Belakang
Fenomena bisnis makanan dan minuman sudah sangat menjamur di seluruh pelosok Indonesia. Bisnis makanan dan minuman menjadi alternative pilihan bisnis bagi para wirausaha pemula maupun mereka yang sudah lama bergelut dalam bidang wirausaha. Apakah anda ingin membuka bisnis dengan modal kecil? Bisnis Angkringan adalah salah satu solusinya. Bisnis Angkringan dikenal sebagai salah satu bisnis modal kecil yang mempunyai peluang cukup bagus. Warung angkringan merupakan konsep dari bisnis kuliner dengan nuansa yang pada awal mulanya dibuat untuk membidik para mahasiswa yang sedang merantau untuk kuliah agar lebih hemat lagi, serta para buruh pabrik dengan upah yang minimum. Namun, kini bisnis angkringan selain menjadi tempat makan yang irit juga cocok sekali untuk dijadikan sebagai tempat nongkrong (hang out) dan jajanan wisata kuliner pada malam hari.
Warung angkringan banyak kita temukan di sekitar wilayah Yogjakarta karena memang warung angkringan identik berasal dari kota Yogjakarta. Di setiap sudut Jogja, depan kampus, di pinggir-pinggir jalan, alun-alun, dekat dengan stasiun, bahkan samping bandara pun pasti akan melihat warung angkringan. Tempatnya yang cukup sederhana serta penyajian menu yang khas menjadi alasan bagi para pelanggan untuk singgah kembali berkuliner di warung angkringan. Meskipun bisnis angkringan ini cukup sederhana dan termasuk ke dalam bisnis modal kecil, namun bisnis ini bisa meraup keuntungan yang cukup besar dan tentunya sangat menjanjikan.
1.2  Rumusan Masalah
1.      Apa saja bisnis usaha kuliner yang dapat dikembangkan?
2.      Bagaimana cara pengelolaannya?
1.3  Tujuan Masalah
1.      Untuk mengetahui banyak sekali usaha-usaha kuliner yang dapat dikembangkan, dan hanya perlu dengan modal yang tidak banyak.
2.      Untuk mengetahui bagaimana cara pengelolaan bisnis kuliner agar berkembang.


Bab II
Pembahasan

            Dalam sebuah usaha atau bisnis memang usaha makanan dan minuman masih menjadi 3 besar bidang bisnis yang paling banyak diminati oleh para pengusaha, selain itu juga ada bisnis sandang (pakaian) dan bisnis papan (property). Banyak sekali pengusaha bisnis makanan yang mengusung berbagai konsep usahanya agar menarik minat pembeli atau konsumen. Konsep-konsep tersebut mulai dari makanan western, makanan kedaerahan, makanan berat, makanan ringan, konsep indoor atau cafe atau resto maupun konsep pinggiran, lesehan atau biasa dikenal dengan istilah koboian. Pilihan konsep itu sendiri tentu saja sangat menambah pilihan dan variasi kuliner di Indonesia, dan tidak bisa di pungkiri bahwa berbagai konsep bisnis makanan ini menjadi daya tarik sendiri bagi para pengusaha baik pengusaha besar, menengah, maupun pengusaha kecil-kecilan. Daya tarik bisnis kuliner atau bisnis makanan kini mulai dilirik oleh para pengusaha kuliner, tidak terkecuali kuliner angkringan nasi kucing yang berasal dari daerah Yogjakarta. Usaha yang dilakukan mulai dari yang membuka warung angkringannya sendiri ataupun mereka yang menyajikannya dengan konsep kemitraan, waralaba, atau biasa juga disebut Franchise.
            Bisnis kuliner adalah salah satu jenis usaha yang tidak akan ada matinya, karena makanan merupakan kebutuhan pokok bagi manusia dan selalu akan dicari. Usaha kuliner itu sendiri bukan hanya menjual nasi kucing saja, masih sangat banyak jenisnya mulai dari usaha menjual makanan pokok hingga camilan-camilan, usaha kuliner menjual makanan dalam negri hingga makanan luar negri, dan lain sebagainya. Intinya bisnis kuliner merupakan usaha yang memiliki potensi yang sangat menjanjikan bila dijalankan dengan baik. Salah satu usaha makanan yang cukup unik adalah bisnis Franchise “Angkringan Nasi Kucing 78”. Kalau kalian yang belum tau angkringan itu apa, angkringan adalah warung makan sederhana yang biasa letaknya di pinggir-pinggir jalan yang banyak di kunjungi oleh muda-mudi dan orang dewasa atau berbagai kalangan di kota Yogjakarta. Menu makanan utama yang biasa dikenal dari warung tersebut adalah nasi kucingnya, selain itu juga ada berbagai macam jenis sate (sete hati, sate usus, sate keong, sate kulit, sate cakar ayam, dll), gorengan (tahu, tempe, bakwan, mendoan, pisang goreng, tape goreng, dll), ada juga berbagai jenis minumannya yaitu wedang jahe, susu, teh hangat, jeruk hangat, es teh manis, kopi hitam, kopi jos, wedang sekoteng, dll. Harga jual yang diberikan kepada pelanggan juga cukup relatif murah dan terjangkau, itu sebabnya banyak sekali orang-orang yang makan di tempat seperti ini.
            Warung angkringan kini sudah dapat kita temukan di berbagai kota lain di Indonesia bukan hanya di Jogja saja, misalnya di kota Bekasi, Bandung, Tangerang, Majalengka, Jakarta, dan kota-kota lainnya. Usaha waralaba kuliner angkringan ini dapat dijalankan sendiri dengan modal yang relatif murah, atau juga bisa melalui franchise dengan bermitra dengan sebuah perusahaan yang bernama “Angkringan Nasi Kucing 78”. Perusahaan ini menawarkan berbagai paket kemitraan dengan harga yang relatif murah. Berbagai paket kemitraan tersebut adalah:
1.      Paket Super dengan biaya kemitraan Rp 7.500.000
2.      Paket A dengan biaya kemitraan Rp 6.000.000
3.      Paket B dengan biaya kemitraan Rp 3.500.000
4.      Paket “Resep+Management” dengan biaya kemitraan Rp 1.250.000
Tentunya masing-masing paket tersebut sudah memiliki fasilitas dan layanan yang berbeda-beda. Biaya tersebut sudah termasuk untuk pengadaan perlengkapan usaha angkringan, hak pakai nama Angkringan Nasi Kucing 78, biaya konsultasi, dan lainnya.
Ada beberapa kekurangan dan kelebihan apabila kita menjalankan usaha angkringan tersebut secara sendiri atau franchise, yaitu:
·         Membuka angkringan nasi kucing sendiri:
Ø  Kelebihannya :
- Biaya lebih murah, perlengkapan yang digunakan bisa apa yang ada, gerobak yang digunakan bisa dengan gerobak bekas yang kemudian di desain menjadi seperti gerobak nasi kucing pada umumnya.
- Dapat merombak tempat sesuai dengan keinginan sendiri, misalnya apabila memiliki teman para raider dapat dijadikan angkringan nasi kucing yang identik dengan klub motor.
- Tidak harus memberikan fee royalty (biasanya sebagian franchisor angkringan dikenakan fee royalty bulanan maupun tahunan), jadi semua income atau omzet full menjadi hak milik sendiri.
Ø  Kekurangannya :
- Terkadang antara persiapan mental bisnis dan persiapan fisiknya lebih kuat persiapan fisiknya, sehingga apabila ada permasalahan dalam mengelola usahanya akan mengalami kendala susah untuk bangkit. Karena buka usaha angkringan nasi kucing itu mudah, tapi dalam menjaga dan mengelola kestabilan usahanya itu tidak mudah.
- Terkadang dalam mengelola bisnis angkringan nasi kucingnya tidak menerapkan SOP yang tepat, sehingga angkringannya terkesan hanya ala kadarnya saja.
- Tidak mempunyai banyak rekan atau mentor untuk selalu menjaga atau mengontrol kestabilan usahanya.
·         Membuka angkringan nasi kucing dengan Franchisor:
Ø  Kelebihannya :
- Akan mendapatkan bimbingan usaha, mulai dari tahap awal berjualan sampai dengan berjalan dan majunya usaha tersebut.
- Akan mendapatkan SOP tata kelola usaha yang baik dan lebih produktif untuk mendapatkan omzet penjualan.
- Akan mendapatkan SOP mengenai menu-menu yang akan disediakan, cara mengolahnya agar sehat dan lebih higenis sehingga akan layak untuk dijualkan.
- Akan mendapatkan supporting promosi, baik promosi melalui media online maupun media promosi offline.
- Akan mendapatkan berbagai perlengkapan mulai dari gerobak, perabotan-perabotan untuk jualan, media promosi yang semuanya baru, dan lain sebagainya.
Ø  Kekurangannya :
- Biaya lebih mahal dibandingkan membuka usaha sendiri.
- Harus mengikuti arahan-arahan dari franchisor.
- Terkadang ada franchisor yang mewajibkan mitranya untuk bayar fee royalty.
- Harus menggunakan nama brand utama dari franchisornya.
- Terkadang ada franchisor yang tidak boleh menampilkan menu lain selain menu dasar dari franchisornya.
Selain itu juga hal yang harus diperhatikan sebelum memulai bisnis ini adalah:
Ø  Menentukan target pasar
Dalam berbisnis hal yang pertama diperhatikan adalah menentukan target pasar yang akan dituju. Apakah target tersebut sesuai dengan sasarannya, jika target tersebut tidak sesuai dengan sasarannya bisnis ini tidak akan berjalan lama.
Ø  Pemilihan lokasi usaha
Yang tidak kalah pentingnya juga pemilihan untuk lokasinya. Karena pemilihan tempat yang strategis dan diketahui banyak orang maka usaha yang dijalankan akan berjalan secara maksimal dan mendatangkan banyak pelanggan dengan mudah.
Ø  Memperhatikan infrastruktur
Dalam menjalankan bisnis angkringan perlu diperhatikan infrastruktur tentang air dan akses listrik yang mudah didapatkan, karena sebagai penunjang kebutuhan bisnis angkringan.
Ø  Mencari tenaga kerja atau karyawan
Dalam mencari karyawan untuk membantu menjalankan bisnisnya, pilihlah orang yang ramah dan supel agar mampu memberika pelayanan yang baik dan memuaskan. Pelanggan pun akan merasa senang dan nyaman pada saat berkuliner.
Ø  Fasilitas pendukung
Jika memiliki modal usaha yang lebih maka tidak ada salahnya jika menambahkan fasilitas seperti Wifi. Dengan adanya fasilitas Wifi akan lebih menarik pelanggan supaya berlama-lama di tempat itu, karena internet sekarang telah menjadi salah satu kebutuhan utama bagi banyak orang.


Bab III
Penutup

Usaha angkringan nasi kucing tidak memerlukan investasi atau modal yang besar, sehingga mayoritas masyarakat bisa memulai usaha ini. Lokasinya pun hanya memerlukan tempat di pinggir jalan atau emperan ruko, biasanya usaha ini buka sampai larut malam bahkan dini hari. Bisnis ini juga mengedepankan keramah tamahan, kebersaman, tidak memandang golongan, suku, agama, maupun ras antara pembeli. Selain itu angkringan nasi kucing juga menjadi tempat berkumpulnya para intelektual, para pegawai, para mahasiswa, bahkan sampai tukang becak pun ada ditempat itu. Berbagai informasi dan pengetahuan bahkan teman barupun bisa kita dapatkan ketika kita makan dan nongkrong di angkringan nasi kucing. Tidak dipungkiri bahwa sebagian warga kota besar di Indonesia berasal dari komunitas suku Jawa, sehingga memudahkan usaha angkringan nasi kucing untuk diterima di kalangan masyarakat umum. Sajian makanan dan minuman yang disajikan juga halal dan disukai dikalangan muda sampai tua.
Nah sudah jelas kan bahwa bisnis modal kecil yang mendatangkan keuntungan jutaan ini memang sudah banyak dilakukan di beberapa daerah seluruh Indonesia. Selain fleksibel, bisnis ini juga mempunyai ciri khas tersendiri dalam menyajikan menunya maupun desain tempatnya yang sederhana, resiko kerugiannya pun dapat disiasati dengan berbagai teknik promosi, keramah tamahan penjual dan pembeli, serta kualitas dan keanekaragaman makanan dan minumannya yang harus selalu ditingkatkan. Jika anda tertarik memulai bisnis ini, maka cobalah!


Daftar Pustaka





Tidak ada komentar:

Posting Komentar